Cerita Horor's Avatar

Cerita Horor

@ceritahoror

Click If You Dare πŸŽƒ | Kumpulan Thread Horor My 2nd @hororfess.bsky.social #ceritahoror #cermat Kirim cerita ke DM πŸ“© Rules πŸ“š : https://ceritahoror.carrd.co/ πŸ‘‡πŸ» Beli Tuyul🩸: saweria.co/ceritahororfess trakteer.id/Ceritahororfess/tip

1,487
Followers
1,923
Following
484
Posts
08.06.2024
Joined
Posts Following

Latest posts by Cerita Horor @ceritahoror

[92] Ada sebuah kekuatan yang tak terdefinisikan, seperti udara dingin ketika angin musim panas berhembus membawa sebuah energi magis yang datangnya entah dari mana.

07.07.2024 06:30 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 0 πŸ“Œ 0

[91] Aku menggerakkan tangan, meraba tanganku dengan lembut, dan merasakan dingin di permukaan kulit. Aku melihat dari sudut mata, sorot mata tante Pur yang lurus dan bibirnya yang selalu tersenyum. Aku tidak akan pernah melupakan bagaimana cara tante Pur menatapku dan Dian.

07.07.2024 06:30 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[90] β€œKenapa tante Pur ngeliat aku ya, kenapa bisa tau kalau aku juga punya weton kliwon” aku mulai heran dan menggerutu dalam hati. Wetonku memang kliwon lebih tepatnya rabu kliwon, namun aku anak kedua dari tiga bersaudara.

07.07.2024 06:30 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[89] β€œtante ini bisa mencium wangi orang yang lahir di weton kliwon, wanginya khas. Dari semua teman-teman mbak Dian, ada satu lagi yang wangi, tapi ga sewangi mbak Dian” tante Pur melihat ke arahku.

07.07.2024 06:29 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[88] β€œKita ini sebagai manusia lebih baik ga tau banyak hal nduk, itu lebih baik untuk diri kita sendiri” tante Pur kembali tersenyum dan berhenti mengusap kepala Dian. Setelah beberapa kalimat, obrolan antara Dian dan tante Pur mulai mengalir.

07.07.2024 06:28 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[87] β€œPantes, ambune wangi banget, anak siji, lahire seloso kliwon” (Pantes, baunya wangi sekali, anak pertama, lahirnya selasa kliwon), Tante Pur mengusap kepala Dian dengan lembut. β€œMaksudnya gimana te? aku ga paham” ujar Dian dengan gugup.

07.07.2024 06:28 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[92] Ada sebuah kekuatan yang tak terdefinisikan, seperti udara dingin ketika angin musim panas berhembus membawa sebuah energi magis yang datangnya entah dari mana.

07.07.2024 06:20 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 0 πŸ“Œ 0

[91] Aku menggerakkan tangan, meraba tanganku dengan lembut, dan merasakan dingin di permukaan kulit. Aku melihat dari sudut mata, sorot mata tante Pur yang lurus dan bibirnya yang selalu tersenyum. Aku tidak akan pernah melupakan bagaimana cara tante Pur menatapku dan Dian.

07.07.2024 06:19 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[90] β€œKenapa tante Pur ngeliat aku ya, kenapa bisa tau kalau aku juga punya weton kliwon” aku mulai heran dan menggerutu dalam hati. Wetonku memang kliwon lebih tepatnya rabu kliwon, namun aku anak kedua dari tiga bersaudara.

07.07.2024 06:18 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[86] Aku melihat tante Pur dari sudut kanan mataku sedang berusaha menggali informasi dari Dian, β€œDian, anak ke berapa? tante boleh tau, wetonnya apa ?”, Tante Pur tersenyum. β€œAku anak pertama dan satu-satunya te. Wetonku Selasa Kliwon” Dian menjawab dengan sangat tenang.

07.07.2024 06:12 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[85] Tante Pur mulai mengeringkan rambut Dian dengan hairdryer, sedangkan aku dan Elly dibantu oleh kedua asisten tersebut. Kedua asisten tante Pur sangat pendiam, yang membuat aku dan Elly menjadi canggung untuk memulai percakapan. Kami hanya saling membalas dengan senyuman, saat berkontak mata.

07.07.2024 06:10 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[84] Setelah selesai keramas, kami berdua diarahkan kembali duduk di kursi kita masing-masing, kemudian dilanjutkan dengan giliran Elly untuk keramas. Sama seperti kami, setelah selesai keramas, Elly diarahkan untuk duduk ke kursi semula.

07.07.2024 06:09 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[83] Waktu menunjukkan pukul 19.00 Wib malam. Aku, dan Dian diarahkan oleh tante Pur untuk menuju ke Washbak (Kursi untuk keramas rambut), diikuti oleh kedua asistennya untuk melakukan tugasnya. Salon tersebut memiliki 2 Washbak, sehingga hanya Elly yang masih duduk menunggu gilirannya.

07.07.2024 06:08 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[82] Kedua asisten tersebut memiliki bentuk tubuh yang sintal, dan pinggangnya ramping. Bentuk mukanya yang oval, dan bermata besar, serta kulitnya yang putih. Buah dadanya padat, dan besar membusung.

07.07.2024 06:07 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[81] Kedua asisten tante Pur memiliki penampilan seperti perempuan muda berusia 25 tahun, mengenakan kaos polos yang dipadupadankan dengan celana jeans. Tinggi badannya sama seperti aku 160 cm, dan lebih pendek dari tante Pur yang memiliki tinggi badan sekitar 170 cm.

07.07.2024 06:06 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[80] Jika dibandingkan dengan harga di salon-salon mall atau salon sekitar kampusku, untuk hair extension kualitas rambut asli diatas Rp. 650.00 bahkan bisa mencapai jutaan rupiah.

28.06.2024 15:35 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[79] Kalau yang asli, jauh lebih mudah, cukup dirawat dari rumah aja ga perlu ke salon.” Tante Pur tersenyum tipis sambil membelai rambut Dian dengan sangat hati-hati. Mendengarkan penjelasan dari tante Pur, aku menjadi sangat lega, dengan harga yang murah aku mendapatkan kualitas rambut asli.

28.06.2024 15:35 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[78] β€œTante, ini rambut sambungnya yang sintetis atau yang rambut asli ?” Dian berusaha memastikan. β€œAsli, tante selalu ngerekomendasiin ke pelanggan tante untuk pakai yang asli. Kalau yang sintetis, banyak yang ga suka, soalnya perawatannya lebih susah harus ke salon beberapa kali..

28.06.2024 15:34 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[77] Saat duduk, aku melihat Wina dari arah kaca depanku, Ia masih sibuk dengan hpnya, dan sudah tak peduli lagi pada tayangan televisi yang sedang menyala didepan sofa.

28.06.2024 13:24 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[76] Tidak berselang lama, datanglah 2 orang asisten tante Pur dari arah lorong lantai 1. Aku dan Elly di tangani oleh kedua asisten tersebut, sedangkan Dian ditangani oleh tante Pur.

28.06.2024 13:24 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[75] Bulu halus di tengkuk dan lenganku ikut berdiri, seperti ada aliran listrik yang menyengat tubuhku. Aku tidak menghiraukan dan lanjut duduk di kursi sesuai dengan arahan tante Pur. Aku di kursi nomor 3, Elly dikursi nomor 1 dan Dian di kursi nomor 2, lalu kursi 4 dibiarkan kosong.

28.06.2024 13:24 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[74] Salon itu memiliki 4 kursi kosong yang masing-masing kursinya saling berhadapan dengan kaca, seperti salon pada umumnya. Saat aku berpapasan dengan tante Pur, tanpa disengaja lengan kami bersinggungan, seketika aku bergidik.

28.06.2024 13:23 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[73] Terakhir, karna besok jum’at kami tidak ada aktivitas perkuliahan di kampus. Ketiga alasan itu, yg membuat kami semakin yakin untuk menggunakan jasa salon tersebut. Kami bertiga, lalu diarahkan oleh tante Pur untuk pindah sesuai dengan instruksi yaitu duduk di kursi salon yg menghadap ke kaca.

28.06.2024 13:23 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[72] Kami bertiga sepakat jika harus pulang tengah malam dengan beberapa pertimbangan. Pertama, karena jarak kost kami dan salon cukup jauh, lalu jalan pulang yang kami lalui adalah jalan umum yang masih ramai dengan kendaraan. Kedua, karena salon tersebut hanya buka di malam hari.

28.06.2024 13:23 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[71] Karena harga hair extension yg ditawarkan tante Pur menurutku ramah dikantong, aku pun tertarik dan mengikuti jejak Dian untuk menyambung rambut malam itu. Sedangkan Elly akan memotong rambutnya dengan model segi panjang, hanya Wina saja yang duduk di sofa dan siap menunggu kami sampai selesai.

28.06.2024 13:22 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[70] potong dan hair extension, kemungkinan sampai tengah malam. Nanti juga ada asisten tante yang ikut bantuin kok, biar lebih cepet”. Tante Pur tersenyum kearah Dian.

28.06.2024 13:22 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[69] Dian mengangguk dengan cepat. β€œBoleh deh, tante. Kemalaman ga ya kira-kira?”. β€œKalau jadi malam ini.. nanti salonnya tante tutup, cuma melayani kalian aja..

28.06.2024 13:22 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[68] Wajah Dian yang sebelumnya tegang sekarang berubah ceria. β€œBerapa tante ?” Dian penasaran. Tante Pur kembali merespon, β€œTante diskon jadi Rp. 200.00 nanti panjangnya bisa diatur, termasuk jumlah per-helai rambutnya”.

28.06.2024 13:22 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[67] Karena basicnya itu, ia ingin membalas rasa sakit hatinya kepada afram dengan merubah penampilan rambutnya. β€œSoal harga itu gampang.. bisa tante diskon kok, sekalian nyari pelanggan tetap dari luar kota” tante Pur tersenyum sembari memegang pundak Dian, seolah meyakinkannya.

28.06.2024 13:21 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0

[66] Dian beranggapan, jika afram meninggalkannya karena dia lebih menyukai perempuan dengan tampilan yang lebih feminin, yang memiliki rambut panjang, seperti kekasih barunya. Dian memang memiliki perawakan yang sedikit tomboy diantara kami.

28.06.2024 13:21 πŸ‘ 0 πŸ” 0 πŸ’¬ 1 πŸ“Œ 0